Sudah
hampir tiga bulan ini saya menganggur setelah saya kembali ke Indonesia di
pertengahan September kemarin. Well, tidak benar-benar nganggur juga sih.
Selain ada “bantu-bantu” teman (perlu pakai tanda kutip karena bantu-bantunya
tetap dihargai secara profesional), pada beberapa masa saya cukup sibuk:
nongkrong sana sini, jumpa teman ini itu, sambil tetap kirim lamaran ke sana
kemari. Setelah kerjaan “bantu-bantu” selesai, teman-teman sibuk dengan
pekerjaan mereka, dan tidak ada lowongan pekerjaan yang menarik untuk saya
daftar, mulailah saya dilanda kebosanan. Mau ngapain lagi ya?
Tahun 2012
saya pernah juga mengalami masa-masa menganggur...